BUPATI BOGOR DAN AUDITOR BPK DI OTT KPK, TERKAIT SUAP WTP

Jatengtime.com-Bogor-KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) diakir bulan Puasa ( Selasa malam hingga Rabu pagi ) tadi ini sukses menggelar OTT ( Operasi Tangkap Tangan ) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Operasi Senyap ( OTT ) kali ini KPK berhasil meringkus 12 orang-orang penting diantaranya Bupati Bogor, Ade Yasin (53), beberapa pejabat di Pemerintahan Kabupaten Bogor, Aparatur Sipil Negara Pemkab Bogor dan sejumlah auditor BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan ) Perwakilan Jawa Barat terkait suap.

Santer disebut dari pihak BPK yang ditangkap termasuk kepala BPK Perwakilan Jawa Barat.

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Rabu (27/4/2022) kepada awak media membenarkan pihaknya telah melakukan OTT.

“ Benar, tadi malam sampai pagi ini, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Sampai dengan saat ini KPK mengamankan 12 orang…” kata Firli.

Suap untuk mendapatkan predikat WTP dari BPK.

Ali mengatakan dugaan kasus yang membuat Bupati Bogor dan BPK ditangkap melakukan tindak pidana suap berhubungan dengan Pengurusan Temuan Laporan BPK terhadap keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor atau yang lazim disebut mendapatkan predikat WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian ).

Beredar isu Pengurusan Temuan laporan BPK lazim terjadi di daerah-daerah.

Seluruh pihak saat ini masih diperiksa dan klarifikasi secara maraton di Gedung Merah Putih KPK. Dan KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menetapkan status hukum mereka.

Beberapa sumber menyatakan upaya melawan hukum terkait Pengurusan Temuan laporan BPK guna mendapatkan predikat WTP lazim terjadi di daerah-daerah dan KPK mulai pasang badan terkait kejahatan rasuah ini.

Biasanya dilakukan oleh oknum Kepala Daerah dan oknum auditor BPK yang nakal karena predikat WTP sangat penting bagi sebuah daerah.