WAKAPOLRES DEMAK BONGKAR SINDIKAT KOTAK AMAL PALSU DI MASJID AGUNG DEMAK

Jatengtime.com-Demak-Pesona Masjid Agung Demak dengan Soko Tatal nya yang fenomenal telah di akui Dunia dan di nyatakan sebagai Situs Cagar Budaya Islam Milik Dunia yang berumur ratusan tahun. Masjid ini juga di kenal karena di buat oleh Wali Songo (wali 9) sebagai simbul pusat penyebaran agama Islam di pulau jawa bahkan sampai ke sebagian Nusantara serta sebagian Asia.

Namun sangat disayangkan ketika ada perbuatan tercela yang merusak sendi-sendi budaya dan hukum yang justru memanfaatkan kebesaran Masjid Agung Demak ini.

Sebagai mana lazimnya yang terjadi di setiap Masjid terdapat kotak amal/ infaq/ shodaqoh  yang akan di isi oleh siapa saja sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang yang kemudian oleh pengurus masjid akan di gunakan untuk pembangunan atau merawat Masjid.

Namun yang terjadi di Masjid yang terkenal di se-antero Dunia ini malah disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Wakapolres Demak kompol Sulasno yang kebetulan asli putra daerah sejak menjabat sebagai wakapolres selalu menyempatkan diri untuk menunaikan sholat berjama’ah kemudian dilanjutkan dengan sekedar berbincang sejenak dengan warga yang kebetulan berada di Masjid ini.

Dari sinilah Kompol Sulasno sering mendapat aduan dari warga terkait adanya beberapa penyimpangan yang membikin malu serta merusak kebesaran nama Masjid Wali 9 ini.

Tanpa berpikir panjang pria kelahiran Desa Gajah Kecamatan Gajah Demak ini diam-diam mengamati keadaan si sekitar Masjid ini sekedar untuk membuktikan kebenaran laporan warga.

Kompol Sulasno beberapa minggu yang lalu sempat melihat ada beberapa kotak amal yang memang berbeda dengan kotak amal resmi dari Takmir Masjid Soko Tatal ini kemudian menyita serta memberitahukan kepada petugas keamanan dan takmir masjid agar kotak amal palsu mengambil kotak tersebut di Polres Demak.

Mengetahui tidak ada yang mengambil kotak amal palsu tersebut, Kompol Sulasno tetap melakukan ibadah Sholat berjama’ah seperti biasa sambil mengamati keadaan sekitar masjid. Ternyata Kotak amal palsu ternyata masih ada di beberapa titik di lingkungan Masjid Agung Demak.

Minggu pagi (4/12/2016) di bantu beberapa anggota Polres Demak kompol Sulasno kembali mengambil kotak amal palsu. Semua kotak amal palsu di sita.

Kompol Sulasno kepada jt menyatakan perbuatan ini sangat meresahkan pengunjung atau peziarah yang sebenarnya akan memberikan amal untuk membantu kepentingan masjid malah di salah gunakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Secara pribadi saya menghimbau kepada pemilik kotak amal palsu ini bahwa perbuatan mereka termasuk perbuatan dosa dan melanggar hukum. Sudah saya kasih kesempatan untuk datang ke Polres kemudian kami selesaikan baik-baik tapi mereka tidak mau dan malah nekad mengulangi lagi perbuatanya. Ya dengan terpaksa Polres Demak melakukan langkah yang tegas demi kenyamanan pengunjung Masjid dalam beribadah Sholat dan beramal….” kata Sulasno.

Menanggapi kemungkinan ada kerjasama antara oknum takmir atau Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dengan pelaku dikarenakan keberadaan kotak-kotak amal palsu tersebut bebas di tempatkan di sekitar Masjid, Kompol Sulasno belum bisa memberikan keterangan.

“Nanti kita kembangkan masalah ini, walau banyak informasi yang menyatakan ada indikasi keterlibatan atau kerjasama antara pelaku dan pengurus masjid namun kita belum berani menyimpulkan. Tunggu saja peyidikan dari kami…” imbuh Sulasno.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.