PEMERAN VIDEO MESUM KEBAYA MERAH SUDAH DITANGKAP, LAPTOP DAN KEBAYA DIBAKAR PELAKU

Jatengtime.com-Surabaya-Viral video mesum berdurasi 16 menit langsung ditanggapi serius Kepolisian.

Video yang justru merusak harga diri pemeran direkam di sebuah hotel kamar 1710 lantai 17 di Jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya.

Berbarengan video mesum beredar di medsos, Subdit Siber Polda Jatim dan Unit PPA Polrestabes Surabaya walau hanya mengantongi minim data dan informasi, petugas langsung memburu para pelaku dan pada Minggu (6/1/2022) malam berhasil menangkap ACS ( Pemeran laki-laki asal Tambaksari, Surabaya ) dan AH ( pemeran perempuan asal Malang ).

Penangkapan 2 manusia mesum ini dibenarkan Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman seperti dikutip dari detikJatim, Senin (7/11/2022).

“ Benar ( penangkapan ) oleh Ditreskrimsus Polda Jatim terhadap terduga pelaku kebaya merah dua orang di Surabaya. Antara lain seorang laki-laki berinisial ACS kelahiran Surabaya dan satu orang perempuan berinisial AH kelahiran Malang…” kata Farman.

Saat ini ke dua pelaku masih diperiksa intensif, termasuk mencocokan keterangan pelaku dan bukti yang dimiliki polisi.

“ Sekitar 22.00 WIB, kami tangkap keduanya langsung bersamaan. Alhamdulillah, tidak ada perlawanan, lancar dan aman. Sementara ditanya-tanya dulu kapan buatnya, dicocokkan dengan bukti-bukti yang ada…” ujarnya.

Polisi juga berhasil mengamankan laptop diduga menjadi penyimpanan dan untuk proses sunting video dalam keadaan hangus dari kediaman ACS.

Salah satu sumber penyidik Polda, Senin (7/11/2022) menyebutkan, rumah ACS yang berada di Jalan Pisces, Tambaksari, Surabaya terbakar pada 25 September 2022 lalu dan untuk sementara polisi masih belum memeriksa isi dari laptop tersebut.

“ Kalau yang ( rumah ACS ) Jalan Pisces Tambaksari, sudah kita datangi. Itu kebakaran 25 September 2022 kemarin,” kata salah satu sumber kepolisian yang enggan disebut namanya pada detikJatim, Senin (7/11/2022).

“ Laptop belum kami cek, karena kan ikut terbakar di studionya itu, termasuk kebayanya itu. Yang pasti, kita cek juga ke labfor…” katanya.

Juga diperoleh informasi proses pembuatan video diperkirakan pada Maret tahun 2022.

“ Perkiraan buat video itu sekitar bulan Maret 2022…” imbuhnya.