H.M. AFIEF MUNDZIR: KONDISI GURU YANG DIBACOK MURIDNYA MEMBAIK, SEGALA BIAYA PENGOBATAN DITANGGUNG KEMENAG

Jatengtime.com-Demak-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak H.M. Afief Mundzir S.Ag, MSI menegaskan saat ini kondisi Ali Fatkhur Rohman, S.Pd, guru Madrasah Aliyah Yasua, Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung yang dibacok muridnya mulai membaik, stabil dan sudah bisa diajak komunikasi.

Kondisi korban yang saat ini stabil dan masih dirawat intensif tim dokter RS dr Kariadi disampaikan Afief melalui wawancara khusus via sambungan telepon dengan Pemred jatengtime.com.

“ Alhamdulillah, saya melihat langsung kondisi korban (Ali Fatkhur Rohman, S.Pd) setelah ditangani tim dokter RS Kariadi sudah stabil dan berangsur membaik. Beliau juga sudah bisa diajak komunikasi namun dengan komunkasi ringan…” kata Afief.

Alumni Ponpes Futuhiyyah, Brumbung, Suburan Barat, Mranggen ini juga menyampaikan segala biaya pengobatan dan perawatan korban sebagai akibat kasus ini akan ditanggung kantor Kemenag Demak.

H.M. Afief Mundzir S.Ag, MSI menegaskan saat ini kondisi guru Madrasah Aliyah Yasua, yang dibacok muridnya mulai membaik,
H.M. Afief Mundzir S.Ag, MSI menegaskan saat ini kondisi guru Madrasah Aliyah Yasua, yang dibacok muridnya mulai membaik,

“ Tentunya kabar ini sangat menggembirakan bagi keluarga korban dan juga seluruh lapisan masyarakat Demak yang peduli dengan kasus ini. Dan saya tegaskan bahwa segala biaya pengobatan dan perawatan korban sebagai akibat kasus ini akan ditanggung pemerintah dalam hal ini kantor Kemenag Demak…” ujarnya.

Menepis kabar hoaks korban meninggal dunia.

“ Secara pribadi saya bisa memaklumi kabar simpang siur di masyarakat dan di sosmed terkait kondisi korban yang jika dilihat dari potongan foto atau video yang beredar dapat diperkirakan nyawa beliau kecil kemungkinan tertolong…” ungkapnya.

“ Namun Alhamdulillah, korban mampu melewati masa kritis dan saat ini kondisi korban stabil dan mulai membaik. Atas nama pribadi dan kemenag saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menolong korban, terutama tim medis yang telah berjuang keras mengobati dan merawat korban…” imbuhnya.

“ Setidaknya kabar baik ini untuk menepis kabar yang tidak benar yang beredar di masyarakat. Apapun kabar tersebut, kami maklumi dikarenakan kepedulian masyarakat terkait kasus yang sedang dialami tenaga pendidik yang bertugas mencerdaskan anak bangsa…” pungkasnya.

Sebelumnya, Ali Fatkhur Rohman, S.Pd, guru Madrasah Aliyah Yasua, Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Senin (25/9/2023) saat bertugas mengawasi kegiatan Penilaian Hasil Belajar Tengah Semester (PHBTS) di kelas XII IPS, dibacok muridnya sendiri berinisial MAR (16) mengenai leher dan lengan.

Usai membacok gurunya, MAR yang belakangan diketahui masih tetangga korban dengan alamat Rt 02/02 Desa Pilangwetang Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak kemudian melarikan diri mengunakan sepeda motor ke arah keluar sekolahan menuju jalan raya Semarang – purwodadi.

Beruntung korban yang usai dibacok pelaku segera dilarikan ke Rumah sakit Getas Pendopo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan dan kemudian di rujuk di RS Kariadi Semarang berhasil diselamatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.