DARI REFOCUSING DAN IURAN SUKARELA, KUMHAM JATENG BAGI 3626 PAKET BANSOS

Jatengtime.com-Semarang-Ada yang menarik dilakukan Kanwil Kemenkumham Jateng dengan mengadakan kegiatan Pembinaan dan Refleksi Pelaksanaan Kumham Peduli membagikan 3626 paket bantuan sosial di seluruh wilayah Jateng.

Ternyata anggaran belanja 3626 paket bantuan sosial tersebut diperoleh diperoleh dari refocusing anggaran dan sumbangan sukarela dari para pegawai dilingkungan Kemenkumham Jateng.

Acara baksos dengan tajuk “ Kumham Peduli, Kumham Berbagi ” digelar serentak di seluruh Indonesia tanggal 29 Juli 2021 berlangsung sukses telah menyalurkan lebih dari 46 ribu paket bantuan kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 dan didukung seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM, termasuk di Kantor Wilayah Jawa Tengah.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly dalam pesanya meminta agar gerakan mulia ini tidak berhenti hanya sampai di gerakan baksos peduli Pandemi Covid-19.

Dalam acara “ Pembinaan dan Refleksi Pelaksanaan Kumham Peduli, Kumham Berbagi ” yang digelar secara virtual, Jum’at (06/08/2021) dengan mengundang Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu sebagai pembicara utama ini, Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin mewanti-wanti kepada jajaranya agar terus menjaga semangat berbagi terhadap sesama ini tidak luntur.

Dalam kegiatan kemanusiaan ini, seluruh pegawai Kanwil Kemenkumham Jateng baik yang di Kantor Wilayah, para Kepala Divisi dan Unit Pelaksana Teknis se Jawa Tengah yang tampil dengan formasi lengkap, mengikuti secara virtual.

“ Kami berharap geliat Kumham Peduli, Kumham Berbagi tidak hanya sekedar seremoni, namun gelora dan momentum berbagi tetap terjaga dengan baik…” pesan Yuspahrudin.

“ Saya mengajak agar kita semua untuk selalu mengasah kepekaan, kepedulian dan empati kepada masyarakat di sekitar kita yang tidak seberuntung kita…” imbuhnya.

Dalam arahannya, Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu mengangkat tema “ Keajaiban Berbagi ”.

Mantan Staf Ahli Menteri ini mencoba mengetuk hati seluruh peserta untuk bersyukur sebagai seorang ASN yang dalam kondisi selama Pandemi, walaupun termasuk pihak yang dalam tugas sehari-hari juga beresiko terdampak ( terpapar virus Corona ), namun mungkin dari segi ekonomi tidak benar-benar terdampak.

“ Nikmat di balik menjadi Aparatur Sipil Negara, kita pada saat ini termasuk kelompok manusia, hamba-hamba Allah Subhanahu Wa ta’ala, Tuhan yang Maha Kuasa, yang pastinya diberikan kelebihan dari sisi materi dibandingkan dengan sebagian besar manusia yang lain yang ada di sekitar kita…” kata Razilu.

“ Kita harus mensyukuri nikmat yang ada. Salah satunya dengan berbagi. Karena berbagi itu merupakan salah satu bentuk syukur dan pasti akan ditambah (rejeki)…” ungkapnya.

Razilu juga ada menguraikan bagaimana pihaknya sering terjebak dalam mindset yang keliru dalam berbagi dan menjelaskan bagaimana cara mengubah pandangan agar para pegawai Kemenkumham lebih ringan dalam berbagi terhadap sesama.