KETUA DPRD DAN PLH BUPATI DEMAK, TERIMA BANTUAN 5 UNIT HFNC (DI RAKIT LANGSUNG) DARI DJARUM FOUNDATION

Jatengtime.com-Demak-Djarum Foundation, Kudus, Senin (15/2/2021) di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali memberikan bantuan 5 unit alat Terapi Oksigen Beraliran Tinggi HFNC (High Flow Nasal Cannula) kepada pemkab Demak untuk RSUD Sunan Kalijaga (Suka) dan diterima langsung Ketua DPRD H. Fachrudin Bisri Slamet, SE dan Plh Bupati Joko Sutanto.

Dengan bertambahnya bantuan 5 unit HNFC, kini RSUD Suka genap mempunyai 10 unit alat terapi oksigen bertegangan tinggi yang digunakan untuk pasien covid-19 stadium berat dan pasien pernafasan akut.

Ke 10 HFNC tersebut bantuan dari Djarum Foundation (Organisasi nirlaba yang didirikan oleh Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono dengan slogan Bhakti Pada Negeri yang bermarkas di Jalan Lingkar Utara, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah) diharapkan dapat membantu mengurangi penderitaan pasien covid-19 karena sesak nafas sehingga mengurangi potensi kematian.

Tampak hadir dalam penerimaan bantuan Seketaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono M.Kes, Staf Ahli Bupati Hadi Waluyo, SH, M.pd, Staf Ahli Bupati Acmad Nur Wahyudi, SH.MH, Kadinkes Guvrin Heru Putranto, Direktur RSUD Suka dr. Deby Armawati, Sp.M, Kabid Pemasaran RSUD Suka dr.Rohman, dokter spesialis Paru RSUD Suka dr. Mulyono Adji, Sp.P, FISR, Kadin Perkim Akhmad Sugiharto (Fasilisator) dan Pemimpin Redaksi media online Jatengtime.com Zuliadi Akhmad (Fasilisator).

Sengaja agenda penyerahan bantuan HFNC kali ini yang dilakukan di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak dengan menampilkan proses perakitan langsung HFNC oleh teknisi-teknisi distributor PT Gerlink mulai dari dalam kemasan, dirakit satu-persatu hingga siap digunakan dihadapan pejabat yang hadir.

dokter spesialis Paru RSUD Suka dr. Mulyono Adji, Sp.P, FISR yang sehari-hari menangani pasien covid-19 bertugas menerangkan fungsi dan kegunaan HFNC yang selama ini telah berhasil mengurangi penderitaan pasien korono yang identik dengan sesak nafas.

HFNC adalah karya anak-anak Indonesia (ITB) sudah terbukti sangat membantu pasien korona dan dapat juga digunakan kepada pasien yang mengalami sesak nafas.

Untuk meyakinkan fungsi dan kegunaan HFNC, keberhasilanya bukan sebatas grafik, angka dan data, Pemred Jatengtime (dengan kemauan sendiri dan atas ijin pihak terkait serta tentunya menggunakan APD komplit di salah satu rumah sakit penerima bantuan) telah memberanikan diri menjadi relawan, melihat langsung kondisi pasien yang positif terinfeksi covid-19 menggunakan HFNC didalam kamar perawatan isolasi dan menurut pengakuan pasien, HFNC sangat membantu pasien bisa bernafas lega hingga kemudian sembuh total.

Plh Bupati Demak Joko Sutanto dalam sambutanya menyatakan terharu sekaligus mengucapkan terimakasih kepada Djarum Foundation yang tidak hentinya membantu, Pemkab, masyarakat dan tenaga medis.

“ Tentunya (bantuan ini) membuat kami, pemkab, masyarakat dan tenaga medis Kabupaten Demak merasa terharu serta kami mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation yang telah kesekian kali memberikan kepercayaan kepada kami. Semua bantuan yang kami terima dari Djarum Foundation yang tidak bisa kami sebut satu persatu, sangat membantu Pemkab, pasien dan nakes dalam upaya bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Wali…” kata Joko.

Ketua DPRD Demak H. Fachrudin Bisri Slamet, SE (yang familier sipanggil FBS) menambahkan laporan yang diterimanya menyebutkan bahwa semua bantuan alat medis dari Djarum Foundation Kudus selama ini sangat membantu pemerintah (Satgas Covid-19) dalam upaya bersama-sama masyarakat dan tenaga medis untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Wali.

“ Upaya Pemkab Demak dengan Satgas Covid-19 nya terus menerus melakukan berbagai macam sosialisasi kepada masyarakat agar peduli prokes dengan 3 M, faksinasi dan lain-lain untuk melindungi diri, keluarga dan negara. Disisi lain, pemerintah juga mengupayakan bagaimana caranya agar masyarakat (pasien) yang terinfeksi korona tetap dilayani dengan maksimal. Sedangkan kita tahu bersama virus korona mudah menular, termasuk menular kepada tenaga kesehatan yang merawat pasien…” kata FBS.

“ Beban yang dipikul pemerintah sangat berat, satu sisi melindungi masyarakat, pasien dan tenaga medis sekaligus. Disisi lain fasilitas dan alat-alat kesehatan kusus penanganan korona kurang memadahi karena korona termasuk jenis penyakit baru dan sementara belum ditemukan obatnya. Namun kita tidak boleh patah semangat, tetap berjuang besama-sama melawan covid-19. Denagn bantuan dari Djarum Foundation yang selama ini diberikan kepada pamkab Demak, saya tegaskan sangat bermanfaat. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation Kudus atas kepedulianya kepada pemkab Demak…” pungkas FBS.

Seketaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono M.Kes menambahkan dengan penambahan 5 unit HFNC ini, diharapkan RSUD Suka lebih leluasa membantu pasien terinfeksi Covid-19 serta meringankan kinerja para nakesnya

“ Terima kasih kepada Djarum Foundation yang kembali mengirim bantuan 5 unit HFNC kepada Pemkab Demak. Artinya RSUD Suka mempunyai 10 unit HFNC untuk membantu pasien covid-19. Harapanya tugas nakes menjadi tambah ringan, walaupun nakes tetap siaga 24 jam demi menjaga pasien. Kalau kemarin 5 unit HFNC pemakainya bergantian, ini tambah 5 lagi smoga mencukupi. Syukur-syukur 10 HFNC tidak begitu banyak digunakan, artinya jumlah pasien penderita Covid-19 di Demak menjadi berkurang karena kesadaran masyarakat akan pentingnya prokes semakin membaik ditambah lagi tahapan-tahapan vaksinasi cepat terselesaikan…” ungkap Singgih.

Senior Manager Public Djarum Foundation, Purwono Nugroho dalam sambutan singkatnya menyatakan bahwa bantuan alkes untuk Kabupaten Demak merupakan wujud nyata program Bhakti Pada Negeri Djarum Foundation dalam upaya ikut peduli bersama berjuang memutus mata rantai penyebaran dan penanganan Covid-19.

“ Program Bhakti Pada Negeri Djarum Foundation untuk saat ini memang dikususkan bakti sosial peduli kemanusiaan diberbagai daerah termasuk Kabupaten Demak. Kami hanya berharap bantuan-bantuan ini berguna bagi pemerintah, masyarakat, pasien Covid-19, tenaga kesehatan yang punya tugas merawat pasien sangat rentan dan sangat beresiko tertular korona, oleh karena itu sudah kewajiban kami untuk sekedar ikut peduli demi kemanusiaan…” ungkap Purwono. (Ninik Mj).