SEKDA DEMAK : SINERGITAS TNI POLRI PEMKAB SALAH SATU OBAT AMPUH UNTUK PASIEN PONDOK REHABILITASI SAKIT JIWA MAUNATUL MUBAROK

Jatengtime.com-Demak-Sekda Demak Akhmad Sugiharto, ST.MT via sambungan telepon menyatakan bahwa sinergitas antara TNI,Polri, Pemkab dipercaya sebagai salah satu obat ampuh untuk pasien Pondok Rehabilitasi Sakit Jiwa Dan Narkoba PRS Maunatul Mubarok Dukuh lengkong, Desa Sayung, Kecamatan Sayung.

Sugiharto (disela-sela kunjungan Preiden Jokowi memantau bencana banjir di Demak) menyebut hal itu dalam rangka kerja bareng antara TNI (Koramil Sayung) Polsek (Sayung) Pemkab (Puskesmas Sayung 2 dan Jajaran Kecamatan) serta PMI Demak berupa pemeriksaan kesehatan dan bantuan bahan makanan bagi seluruh pasien Pondok Rehabilitasi Sakit Jiwa Dan Narkoba pasca banjir.

“ Seperti yang saya sampaikan kemarin (Kamis, 21/3/2024) bahwa pasien di pondok rehabilitasi adalah pasien dengan kebutuhan khusus, oleh karena itu dalam penanganan pemenuhan hak dasar hidup juga harus secara khusus pula. Salah satunya ya dengan sinergitas kita semua sebagai aparat negara untuk hadir ditengah-tengah mereka saat mereka dalam keadaan butuh pertolongan…” kata Sugiharto, Jum’at (22/3/2024).

“ Tadi dari laporan yang saya terima baik lewat foto maupun video tampak saat kita hadir ditengah mereka, saat pemeriksaan pemeriksaan kesehatan dan saat menerima bantuan dari PMI yang jauh dari kata cukup, para pasien tampak riang gembira, guyup rukun dan kompak antri satu persatu saat dilakukan tes kesehatan oleh Nakes puskesmas Sayung 2…” ujarnya.

Sekda yang juga menjabat sebagai ketua PMI Demak juga mengucapkan terima kasih kepada semua personil yang terlibat di acara tersebut.

“ Atas nama Pemkab, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada personil Koramil, Polsek, dokter Irene sebagai kepala Puskesmas Sayung 2 beserta seluruh nakes, jajaran Kecamatan dan relawan PMI yang tetap menumbuhkembangkan semangat sinergitas untuk kemanusiaan…” ungkapnya.

“ Saya priadi juga mohon ma’af kepada KH Abdul Chalim sebagai pimpinan Pondok Rehabilitasi Sakit Jiwa Dan Narkoba PRS Maunatul Mubarok beserta seluruh pengasuh karena belum bisa sowan langsung…” imbuhnya.

“ Mohon ma’af juga kepada seluruh keluarga para pasien karena pelayanan dan dukungan dari Pemkab Demak jauh dari sempurna. Minimal kami ada untuk semua masyarakat baik suka maupun duka…” pungkasnya.