Posisi Sekda Kota Semarang Kembali Terancam Kosong

Posisi jabatan Sekretaris Daerah Kota Semarang bakal terancam kosong, sekaitan dengan pensiunnya Plh Sekda Hadi Purwono akhir bulan Juli ini. Meski dua nama sudah mengapung untuk menggantikan posisi Plh, namun, hingga kini pihak Pemkot belum mengajukan nama –nama yang akan diusulkan untuk menggantikan posisi sekda tersebut.Seharusnya, pihak pemkot sudah harus mengajukan beberapa nama untuk diseleksi di tingkat provinsi.

“Saat ini kami menunggu izin dari Kemendagri karena di masa transisi ini kami berusaha hati-hati menentukan langkah agar Kami tidak melanggar atruran kepegawaian, dengan memberi pelayanan publik yang maksimal,” ujar Wakil Wali Kota Semarang Hendar prihadi.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, tidak hanya jabatan di eselon 2, Pemkot harus segera mengisi jabatan kosong di semua tingkatan dan dalam penataan itu harus menyesuaikan mekanisme pengaturan pegawai yang berlaku.

Dibawah ini nama nama PNS yang secara keseluruhan memenuhi kriteria, di antaranya Ir Bambang Haryono kepala Bappeda, Yudi Mardiana Kepala Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Adi Trihananto (Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kota Semarang), Ulfi Imran Basuki Kepala Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR), Nurjanah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Masdiana Safitri (Asisten IV), Sri Martini Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Arief Rudianto Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), serta Ednawan Haryono Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo).**