KA KEMENAG DEMAK UNDANG SELURUH KEPALA MADRASAH ALIYAH BUNTUT MURID BACOK GURUNYA

Jatengtime.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka kemenag) H.M. Afief Mundzir S.Ag, MSI melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) di aula MAN, Selasa (26/9/2023) mengundang seluruh Kepala Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Demak yang berjumlah 80 orang.

Upaya ini dilakukan Afief merespon tindak kekerasan sadis dan brutal dan tidak mencerminkan seorang siswa yang terjadi di lembaga pendidikan Madrasah Aliyah Yasua, Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung. Afief meminta seluruh elemen madrasah untuk memaksimalkan ‘parenting’.

“ Mengkaca dari kejadian memprihatinkan kemarin dan agar tidak terulang lagi, madrasah dapat mengundang para wali siswa untuk diberikan bekal parenting secara berkala dan berkesinambungan,” Pinta Afief Mundzir.

Menurut Afief, Parenting adalah pola asuh anak yang diterapkan oleh orang tua dan menjadi aspek yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi perkembangan kognitif serta kesehatan mental anak dengan tujuan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana.

Lebih lanjut Alumni Ponpes Futuhiyyah, Brumbung, Suburan Barat, Mranggen ini juga meminta agar semua madrasah memberikan ruang yang lebih untuk para guru BK.

Karena melalui para guru BK karakteristik dan kebutuhan pembelajaran karakter masing-masing anak didik biasanya dapat lebih dpahami.

“ Berikan ruang yang lebih untuk para guru BK, tentunya untuk semua guru Mapel, sisipkan pembentukan karakter di tengah-tengah pembelajaran, karena mendidik karakter anak menjadi salah satu tanggung jawab guru…” ujarnya.

Sebelumnya, Ali Fatkhur Rohman, S.Pd, guru Madrasah Aliyah Yasua, Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Senin (25/9/2023) saat bertugas mengawasi kegiatan Penilaian Hasil Belajar Tengah Semester (PHBTS) di kelas XII IPS, dibacok muridnya sendiri berinisial MAR (16) mengenai leher dan lengan.

Usai membacok gurunya, MAR yang belakangan diketahui masih tetangga korban dengan alamat Rt 02/02 Desa Pilangwetang Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak kemudian melarikan diri mengunakan sepeda motor ke arah keluar sekolahan menuju jalan raya Semarang – purwodadi.

Beruntung korban yang usai dibacok pelaku segera dilarikan ke Rumah sakit Getas Pendopo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan dan kemudian di rujuk di RS Kariadi Semarang berhasil diselamatkan.