DIRJEN PAJAK KECAM DAN KRITISI ORANG TUA PELAKU PENGANIAYAN ANAK KETUM ANSOR PUSAT

Jatengtime.com-Jakarta-Kasus penganiaanyan terhadap David, anak Ketum Ansor Pusat Jonathan Latumahina yang dilakukan Mario Dandy Satrio Dandy Satrio anak Rafael Alun Trisambodo yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak ( DJP ) Kemenkeu Kanwil Jakarta Selatan II terus jadi sorotan dan menuai kecaman.

Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta pada Kamis (23/2/2023) khawatir kasus penganiąyaan yang dilakukan anak pejabat tinggi institusinya bakal berdampak luas.

Suryo memprediksi kasus ini bisa berimbas buruk kepada 45 ribu pegawai pajak karena gaya hidup anak pejabat pajak yang terlibat pengąniayaan tersebut juga diketahui doyan pamer mewah di akun media sosialnya.

Sementara itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang berhasil diburu netizen diketahui Rafael Alun Trisambodo memiliki harta Rp56 miliar yang sebagian besar dalam bentuk tanah dan bangunan yang mencapai Rp51 miliar.

Mobil mewah Jeep Robicon milik Rafael ternyata juga mengemplang pajak dan berani memakai pelat nomor Polisi palsu serta tidak tercatat LHKPN.

Ayah pelaku penganiayaan ini diketahuin juga hanya mendaftarkan harta di LHKN untuk alat transportasi hanya Toyota Camry 2008 senilai Rp125 juta dan Toyota Kijang keluaran 2018 senilai Rp300 juta.

“ Sikap pamer harta yang dilakukan oleh pegawai DJP dan keluarganya dapat menggerus tingkat kepercayaan terhadap integritas institusi dan memberi stigma negatif terhadap seluruh jajaran DJP yang berjumlah lebih dari 45 ribu pegawai…” kaya Suryo.