DAMAYANTI BERNYANYI BAKAL TERBUKA KORUPSI BERJAMA’AH DI DPR

891452777324

Jakarta – Operasi tangkap tangan yang telah sukses dilakukan KPK menjerat Damayanti Wisnu Putranti dan 3 orang sindikat lainnya beberapa pekan lalu bakal rame.

Dugaan perkara yang disangkakan KPK kepada Damayanti yaitu kasus penyuapan terkait pengurusan proyek jalan di Ambon. Kasus pun melebar ketika KPK menggeledah sejumlah ruang kerja Wakil Ketua Komisi V Yudi Widiana dan anggota Komisi V Budi Supriyanto.

Kedua kolega Damayanti pun ditengarai juga terlibat dalam kasus yang menjerat Politikus PDI-P yang sekarang sudah di pecat. Namun sayangnya sampai saat ini KPK masih enggan membeberkan keterlibatan para wakil rakyat yang terhormat ini.

Seperti yang pernah di sampaikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di KPK jum’at (22/1/2016) kepada media di markas KPK jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan  “Itu bagian dari pengembangan kasus. Misalnya nanti ada hubungannya dengan tersangka, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Itu saja dulu…”

Syarif pun masih enggan mengungkap adanya tersangka lain dalam kasus tersebut. Saat ini penyidik KPK tengah mendalami penyidikan yang dilakukan terhadap Damayanti Cs.
“Penetapan tersangka baru harus dilihat berdasarkan fakta-fakta yang didapat atau bukti-bukti yang didapat oleh penyidik kan…” Ujar Syarif meyakinkan.
Inf

ormasi terkini politisi Golkar yang juga kolega Damayanti Wisnu Putranti di Komisi V DPR, Budi Supriyanto telah dicegah KPK dengan alasan dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan ruang kerja Budi di Senayan juga sudah digeledah oleh tim penyidik KPK.

Kecuali Yudi Widiana yang ruang kerjanya digeledah KPK tidak ikut dicegah. Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati kepada media mengaku belum ada informasi resmi terkait pencegahan yang dilakukan atas nama Yudi Widiana.

“Ditunggu saja dulu…apakah nanti penyidik membutuhkan untuk cekal yang bersangkutan…” ucap Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati.

Bola panas kasus ini makin melebar, selain Budi KPK juga mengajukan cegah untuk Direktur PT Cahaya Mas Perkasa atas nama Soe Kok Seng alias Aseng terkait kasus tersebut.

Tak cukup hanya itu, KPK juga saat ini tengah menggeledah sejumlah tempat di Ambon termasuk rumah dan kantor milik Aseng.

Kasus panas wakil rakyat, Damayanti yang disangka telah menerima suap senilai SGD 404 ribu dan sudah beredar bahwa uang tersebut di bagi rata dengan seluruh wakil rakyat di senayan bakal menjadi kasus korupsi berjam’ah terheboh. Namun KPK menutup rapat kasus proyek yang diamankan Damayanti. ( jt-jakarta )