PEMUDA STRES BACOK 3 ANAK PENONTON BARONGAN DI DEMAK

Peristiwa tragis dan memilukan ketika 3 anak di bacok pemuda stres terjadi siang tadi Minggu ( 26/7/ 2015 ) sekitar jam 09.30. Wib di Desa Wonowoso Rt 2/ II Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak. Akibatnya 1 orang anak, Azka Yufuf Nurul Habib ( 7 tahun ) meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka bacok di leher, sementara Ahmad Zaki ( 12 tahun ) mengalami luka sobek di bagian perut sampai organ dalamnya terurai keluar, Safiq Nur Falah ( 8 tahun ) menderita luka sobek di bagian pipi. Karena luka-luka yang serius akirnya ke 2 korban di rujuk ke Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang guna mendapat penanganan lebih intensif. Ke 3 korban yang ternyata masih mempunyai hubungan keluarga awalnya bermain di rumah pamanya yang yang berada di belakang rumah pelaku. Ketika asik bermain, ke 3 kerabat kecil ini mendengar suara musik “Barongan” yang di mainkan dalam acara ulang tahun yang berada 3 rumah dari rumah pelaku. Ke 3 anak kecil tak berdosa ini duduk sambil melihat barongan di teras pelaku, kemudian tanpa mereka sadari pelaku yang bernama Supriyadi ( 30 tahun ) pemuda stres yang baru mudik merantau dari palembang membabat ke 3 anak malang ini. Akibatnya ke 3 nya tersungkur akibat bacokan Supriyadi. disusul dengan teriakan histeris ibu-ibu yang  menonton acara ini karena anak-anak mereka ikut acara ulang tahun. Teriakan histeris ini membuat warga berhamburan ke lokasi kejadian, sebagian menolong korban dan yang lainya mengejar pelaku yang sudah masuk rumah sambil menutup pintu rumahnya. Kemarahan warga tidak terbendung, warga melempari rumah pelaku dengan batu agar pelaku mau keluar. Dan benar saja pelaku dengan membawa golok yang baru saja di pakai membacok ke 3 korban. Pelaku memutar-mutar golok menantang warga. Amuk warga akirnya terjadi juga, pelaku jadi bulan-bulanan warga yang emosi menggunakan kayu dan batu. setelah tidak berdaya pelaku di bawa ke Rumah Sakit NU Demak untuk mendapatkan perawatan. pelaku hanya mengalami sedikit luka sobek di kepala dan memar di sekujur tubuh. Kepada awak Media pelaku mengatakan emosi karena suara bising yang berasal dari pertunjukan barongan dekat rumahnya. Kini kasus ini di tangani intensif unit PPA Polres Demak.